
Makassar, 28 Juli 2025 – Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong riset menuju hilirisasi teknologi. Melalui Direktorat Inovasi dan Kekayaan Intelektual, Unhas menggelar Workshop Validasi Proposal Dorongan Teknologi yang berlangsung pada Senin, 28 Juli 2025, bertempat di Ruang Rapat WR.4, Lantai 6 Gedung Rektorat Unhas.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari proses peningkatan kualitas riset, dengan menghadirkan para profesor dan pakar sebagai reviewer. Para reviewer memberikan masukan strategis dan evaluasi mendalam untuk memastikan setiap proposal riset yang diajukan memenuhi standar ilmiah, teknis, serta memiliki potensi hilirisasi yang kuat.
Kolaborasi Ilmu dan Inovasi
Proses validasi proposal ini tidak sekadar menjadi tahapan administratif, tetapi juga merupakan forum kolaboratif antara peneliti dan para ahli. Melalui diskusi intensif dan konstruktif, setiap proposal diuji secara menyeluruh untuk memperkuat substansi, metodologi, dan relevansi dengan kebutuhan masyarakat maupun industri.
Direktur Inovasi dan Kekayaan Intelektual Unhas, dalam sambutannya, menekankan pentingnya validasi sebagai bentuk tanggung jawab ilmiah sebelum riset dilaksanakan. “Kami percaya bahwa riset yang kuat dimulai dari proposal yang terstruktur dan tervalidasi. Dengan proses ini, Unhas ingin memastikan bahwa setiap langkah menuju hilirisasi benar-benar berdampak dan aplikatif,” ungkapnya.
Menuju Riset Berdampak
Workshop ini juga menjadi wadah refleksi dan penyegaran bagi para peneliti dalam merancang riset yang visioner namun tetap membumi. Dengan dukungan penuh dari para reviewer dan tim Direktorat Inovasi, diharapkan proposal-proposal terpilih akan menjadi cikal bakal inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan kemajuan ilmu pengetahuan.
Unhas menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh reviewer, peneliti, dan panitia yang telah menyukseskan kegiatan ini. Semangat kolaboratif ini menjadi pondasi penting dalam mewujudkan universitas riset yang unggul dan berdampak global.
#InovasiUnhas #HilirisasiRiset #RisetUntukBangsa
