
Makassar, 13 Juni 2025 — Dalam rangka memperkuat kolaborasi lintas sektor menuju pembangunan yang berkelanjutan, Tim Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 Universitas Hasanuddin melaksanakan audiensi dengan perwakilan Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Jumat, 13 Juni 2025.
Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk membahas peluang sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam mendorong inovasi energi bersih yang sejalan dengan agenda nasional transisi energi dan pembangunan rendah karbon. InTechSEA 2025 diposisikan sebagai platform apresiasi sekaligus replikasi teknologi sosial dan lingkungan yang berdampak nyata, termasuk di sektor energi.
Dalam diskusi tersebut, kedua pihak menyoroti pentingnya mengintegrasikan inovasi-inovasi akar rumput dengan kebijakan energi nasional, guna memperkuat ketahanan energi, mendorong swasembada energi, dan mewujudkan ekonomi hijau yang inklusif.
“Kami percaya bahwa kolaborasi antara dunia riset, pemerintah, dan masyarakat adalah kunci dalam transisi menuju Indonesia yang berdaya, mandiri, dan berkelanjutan. InTechSEA menjadi jembatan strategis untuk itu,” ungkap Tim InTechSEA Unhas.
Melalui audiensi ini, Universitas Hasanuddin menegaskan komitmennya dalam mendukung agenda transformasi energi nasional, dengan menjadikan InTechSEA 2025 sebagai ruang strategis kolaborasi multi-pihak dalam menciptakan solusi inovatif berbasis pengetahuan dan kearifan lokal.